• Sandberg Bendix ha publicado una actualización hace 7 meses, 2 semanas

    Geotextile Non Woven ialah salah satu variasi dari Geotextile yang tak teranyam, dan berbentuk yaitu seperti karpet kain. Pada Lazimnya bahan dasar yang dihasilkan yaitu terbuat dari bahan seperti polimer Polyesther atau PET dan Polypropylene atau PP. Dimana Mitra Baba yang bisa memproduksi Geotextile non woven ini yang dapat diproduksi dengan bagus dari bahan serat stapel pendek dan benang filamen secara terus menerus.

    Serat ini bisa terikat bersama-sama dengan menerapkan termal, dan kimia ataupun mekanis teknik dan kombinasi teknik. Dimana Geotextile non woven ini memiliki benar-benar sedikit dari dampak pada sifat-sifat dari geosynthetic non woven. Selain itu geotextile non woven ini yang bisa diproduksi oleh
    mitrababa melalui sebuah pengerjaan mekanik maupun saling kimia dan atau ikatan termal serat atau filamen.

    Termal yang terikat non woven ini juga mengandung dari berjenis-jenis keterbukaan dari ukuran serta juga ketebalan yang khas merupakan sekitar 0.5-1 mm. Meskipun kimia yang terikat dengan geotextile non woven ini relatif lebih tebal dari umumnya adalah berada di urutan 3 mm. Selain itu disisi lain sebuah mekanis yang terikat geotextile non woven ini mempunyai ketebalan yang juga khas yaitu dalam kisaran sekitar 2-5 mm.

    Disamping itu juga cenderung dan relatif berat hal ini karena besar dari jumlah polimer filamen yang semestinya menyediakan jumlah untuk memadai dan terjerat dari kabel silang filamen yang digunakan untuk ikatan yang benar-benar memadai. Fungsinya sebagai Separator atau Pemisah, adalah Sebagai separator ataupun pemisah, dimana Geotextile Non Woven ini dapat berfungsi untuk dapat mencegah tercampurnya sebuah lapisan material yang satunya dengan material-material yang lainnya.

    Teladan dari pemakaian Geotextile ini yang sebagai separator yaitu pada sebuah proyek pembangunan jalan yang berada di atas tanah dasar yang lunak seperti misalnya berlumpur. Dimana Pada proyek tersebut Geotextile ini dapat mencegah naiknya lumpur tersebut ke sistem perkerasan, kemudian tidak terjadi sebuah pumping effect yang tentunya akan gampang dapat merusak perkerasan jalan.

    Disamping itu eksistensi dari Geotextile ini juga bisa memudahkan sebuah pengerjaan pemadatan dalam metode perkerasan. Kemudian sebagai Stabilization atau Stabilisator dimana Fungsi dari geotextile non woven ini sering disebut dengan sebagai Reinforcement atau Perkuatan. Umpamanya saja diaplikasikan pada sebagian proyek-proyek seperti timbunan tanah dan perkuatan lereng dll.

    Fungsi ini sendiri sesungguhnya masih menjadi sebuah perdebatan di kalangan para spesialis geoteknik, hal ini karena Geotextile ini berprofesi dengan mengaplikasikan sebuah cara membrane effect dimana cuma mengandalkan sebuah tensile strength atau kuat tarik sehingga kemungkinan terjadinya sebuah penurunan setempat pada timbunan tersebut masih besar, dikarenakan kurangnya dari kekakuan bahan.